BERPUISI MEMPERHALUS PRILAKU MENGASAH KEPEKAAN

Minggu, 02 Mei 2010

pm

SAWAH

Sawah tersusun dilereng gunung
Berpagar dengan bukit barisan
Sayup-sayup ujung ke ujung
Padi mudanya hijau berdandan

Didangau perawan duduk menyulam
Matanya memandang padi huma
Sekali-kali ia bernalam
Dipetik dari hati mudanya

Kalau pipit turun berkawan
Merayap hinggap dimayang padi
Terdengar teriak suara perawan
Menyurh pipit menjauhkan diri

kalau pipit sudah terbang
Melayang hilang pulang kerimba
Perawan bernyanyi menembang-tembang
Menyesali pipit tak tahu iba

"mengapa engkau ayuhai pipit,
Tak tahu diarti iba kasihan,
Badanku payah menanggung kasihan,
Mencucur keringat sepanjang zaman
Engkau tahu memakan saja?"


0 komentar: