BERPUISI MEMPERHALUS PRILAKU MENGASAH KEPEKAAN

Sabtu, 01 Mei 2010

p.m

DIPONOGORO

Di mana pembangunan ini
tuan hidup kembali

Dan bara kagum menjadi api

Di depan sekali tuan menanti
Tak gentar.Lawan banyaknya seratus kali
Pedang di kanan, keris di kiri
Berselendang semangat yang tak bisa mati

MAJU

Ini barisan tak bergenderang- berpalu
Kepercayaan tanda menyerbu.

Sekali berarti
Sudah itu mati

MAJU

Bagimu Negeri
Menyediakan api.

Punah di atas mengahamba
Binasa di atas ditindas

Sungguhpun dalam ajal baru tercapai
Jika hidup harus merasai

Maju
Serbu
Serang
Terjang
(Chairil Anwar 1943)



0 komentar: