DIPONOGORO
Di mana pembangunan ini
tuan hidup kembali
Dan bara kagum menjadi api
Di depan sekali tuan menanti
Tak gentar.Lawan banyaknya seratus kali
Pedang di kanan, keris di kiri
Berselendang semangat yang tak bisa mati
MAJU
Ini barisan tak bergenderang- berpalu
Kepercayaan tanda menyerbu.
Sekali berarti
Sudah itu mati
MAJU
Bagimu Negeri
Menyediakan api.
Punah di atas mengahamba
Binasa di atas ditindas
Sungguhpun dalam ajal baru tercapai
Jika hidup harus merasai
Maju
Serbu
Serang
Terjang
(Chairil Anwar 1943)
skip to main |
skip to sidebar
BERPUISI MEMPERHALUS PRILAKU MENGASAH KEPEKAAN
DARI CATATAN SEORANG DEMONSTRAN
PENGHIDUPAN
SEMUANYA BISA DENGAN ILMU
0 komentar:
Posting Komentar